luka masih belum bergitu sembuh, namun penyakit lain terus menerus kambuh. harapku, ini bukan awal dari kehancuran, tapi awal dari sebuah perubahan. aku terlalu berjiwa besar untuk tetap bertahan dan memastikan bahwa aku harus bisa seperti guru-guru besarku itu. Masalah pasti timbul dengan sendirinya, tapi aku yakin bisa melewatinya karena kesempatan itu ada walaupun sedikit kemungkinan untuk menjadi penyelamat di garis akhir.
30 Oktober 2008
SELAMAT JALAN
luka masih belum bergitu sembuh, namun penyakit lain terus menerus kambuh. harapku, ini bukan awal dari kehancuran, tapi awal dari sebuah perubahan. aku terlalu berjiwa besar untuk tetap bertahan dan memastikan bahwa aku harus bisa seperti guru-guru besarku itu. Masalah pasti timbul dengan sendirinya, tapi aku yakin bisa melewatinya karena kesempatan itu ada walaupun sedikit kemungkinan untuk menjadi penyelamat di garis akhir.
27 Oktober 2008
EMPOWERING YOUTH IN ARASTAMAR, SEKARANG SAATNYA PEDULI
19 September 2008
PENGALAMAN SEHARI
kemarin saia diberhentikan Polisi Jalan Raya tepat di bundaran Hotel Garuda. Mungkin hanya gara-gara tampang saia seperti anak ingusan, jadi di Stop.
"Surat-suratnya ada?"
"Ada kok, di dalam jok"
Mukanya sengaja di bikin sangar. Biar pengendara segan, mungkin.
Saia berikan STNK dan SIM pada beliau, trus beliau berlagak baca, meneliti mungkin.
Tiba-tiba alisnya naik, di pandangnya wajah saia.
"Tinggal di Gang Brata? Komplek POLRI ya?"kata beliau.
"Iya"
"Anak siapa?"tanyanya lagi.
"Pak Suprapto"
Beliau cepat-cepat menyerahkan SIM dan STNK saia. Sambil bilang
"Nanti,kalau keluarganya ada yang anggota POLRI, cepat-cepat bilang, biar tidak di tilang"
saia cuma angguk-angguk, pura-pura mengerti. Trus langsung melanjutkan perjalanan.
(NB: Padahal Nama Bapak saia bukan Suprapto tapi Ahmadi, hehe, makanya kalo mau cari sampingan, jangan nipu orang, jadinya malah situ yang kena tipu saia)
AIR DI TANAH AIR
Photo ini mengingatkan saia pada indigo. Apakah saia salah satu dari orang yang seperti itu? Air memberikan kita kehidupan. kehidupan dimana seluruh makhluk hidup juga memerlukannya. Kondisi air sekarang tidak mementu. Terkadang hujan turun lebat sekali hingga mengakibatkan banjir di sekitar. Kadang pula tidak setetespun air yang mau menghampiri sebab kemarau masih berlangsung. Itu karena perusakan alam sekitar yang kita lakukan dengan sengaja tapi sungguh kita tidak menyadarinya. Kita semua sebenarnya berasal dari manusia yang bisa mengubah keadaan, tapi banyak dari kita yang tidak melakukan perubahan.
SALAH KAOS ATAU SALAH PEMILIK?
Aku sibuk memandang orang yang berlalu hilir mudik hari itu. Tiba-tiba, mataku tiba-tiba menangkap bacaan menarik pada kaos yang dipakai seseorang. “PENJAHAT KELAMIN”. Ya Tuhan, aku tersenyum sendiri membacanya lalu ku pandangi wajahnya. Wow, wajahnya manis dengan tampilan modern. Sesuai pandanganku, tidak sedikitpun terbersit kesan nakal atau binal di wajahnya. Apa dia tahu arti tulisan itu?.
Bukan sekali ini saja aku bertemu dengan kaos bertuliskan hal diluar dugaan macam itu. Kali itu malah lebih gawat: “Click this if you want to see me naked”. Ya Tuhan, tulisan tersebut bisa saja mengundang chaos, kekacauan publik, membuat praduga orang akan si pemakai kaos memang orangnya seperti itu, padahal belum tentu.
Berada di tempat umum dengan memakai baju provokatif model itu, tidakkah berbahaya. Potensil mengundang pelecehan, mengingat aturan hukum tentang hak-hak perempuan yang kurang kuat. Coba kalau ada yang usil bertanya, “Really?”. Atau nekat berkomentar tidak diinginkan si pemakai kaos, kan bahaya.
Boleh jadi baju tersebut dibeli di luar negeri sana yang budaya, kebiasaan, etika, dan hukumnya liberal, bebas, bahkan terlalu bebas. Atau bisa jadi ikut-ikutan trend jaman sekarang trus di sablon sendiri dengan penyalahgunaan kosakata.
Aku ingat beberapa bulan silam ketika berpapasan dengan seorang perempuan yang mengenakan kaos tipis, belahan rendah, sehingga sesuatu yang membongkah dibaliknya nyaris tersingkap. Yang bikin terkesima, tulisan di kaos itu: “Not just for baby only!". Alamaaakkk.... tulisan itu pasti membuat para cowok binal pengen netek.
Ini sekilas informasi untuk siapa saja yang senang dengan kaos bertulisan, cobalah untuk tidak memilih kaos dengan tulisan yang norak, mengundang kontroversi serta hanya membuat omongan miring dari orang yang membaca. Jika itu memang tetap terjadi, buat apa mengaku warga Indonesia yang santun dan berbudaya.
