PUBLISHED BY

alamuda

DESIGNED BY

jangan paksa aku berjalan jika aku ingin terbang

12 Februari 2011

BERHENTI SEJENAK BUKAN BERARTI TIDUR DALAM PELUKAN WAKTU

Terhitung sejak masuk awal tahun aku jarang merangkai kata seperti saat aku masih aktif di berbagai organisasi dulu. Tulisanku kini hanya mengalir di dalam pikiran dan saat menulis datang, waktuku tidak bisa di bagi karena padat, susah sekali mencari waktu luang untuk menulis. Misalnya, muncul gagasan menggugah suara, kuambil notebook dan kuhadapi, tapi dengan hitungan detik aku bungkam akan ide segar.

Sepertinya makin hari makin surut ide segarku sejak ku tinggalkan waktu, bisa kunamakan sebagai kenangan saja, walau hanya tercantum di Curriculum Vitae. Percuma untuk terus menerus bermimpi, terlalu jauh untuk di raih. Percuma untuk terus menerus berkorban, akhirnya akan terbuang.

Tetapi setelah berfikir untuk tetap hidup, aku terus bersuara dalam tulisan meskipun tidak lantang, demi mimpi dan semangatku walau hanya dalam benak. Tidak banyak yang ku kenal sekarang, kini ku tinggal dalam diamku dan memilih mengikuti keinginan orang sekitarku saja, supaya dapat bertahan hidup.

Sengaja kutinggalkan pedang dan baju perangku, ku lipat rapi dan ku simpan dalam bentuk memori, Supaya tidak ada yang tahu siapa aku dan kekayaan pengetahuanku terdahulu. Sebab semua hak milikku tidak pernah benar-benar aku nikmati. Aku benar-benar hidup sendiri. Daya sosial ku hampir kosong. Daya bangkitku hampir punah. Tapi sungguh, aku bukan jatuh dan tidak pernah sekalipun tertimpa tangga seperti mitos. Aku hanya menunggu kesempatan menjemputku dan melayang bersama.

Orang yang kenal sifatku terdahulu pasti tidak percaya jika kuceritakan hal ini. Tanggapan mereka “kok bisa?” dan terkesan datar. Kemudian mereka ungkit banyak hal yang tidak penting untuk di dengar, bla, bla, bla... dan sebagainya. Sampai aku tertidur seperti mendengar ninabobo yang mendayu. Menurutku, tidak perlu mengungkap apa pernah kita beri bagi orang lain, tapi tunjukkan bahwa kita pernah benar melakukannya, berbuat dan berbagi lebih dari apa yang telah kita lihat dan rasakan, bukan disuarakan dan membanggakan diri.

Aku tidak bisa menilai siapa yang berperan, tapi mungkin seperti jalan yang kutempuh sekarang, kembali di titik nol, aku bisa lebih merencanakan hidup paling baik, bahkan luar biasa.

Hal ini sebenarnya bukan hanya pelajaran bagiku, tapi juga bagi kalian yang membacanya, bahwa bukan seberapa besar kau bermimpi tapi seberapa besar kau karena mimpi itu. Sebab aku rasa mimpi itu seperti pemburu. Kapan kau berlari dan mendapatkan garis aman secara cepat tergantung kau yang menentukan. Sebab tidak semua yang kau perhitungkan dapat dihitung logika, kadang meleset, tapi terkadang juga tepat sasaran. Ini baru awal dari pertarungan, teman.

Orang yang sudah di titik aman bukan penemu, tapi mereka menyempurnakan apa yang sudah mereka ketahui dan menerapkannya. Aku juga pernah merasakan berada di titik aman dulu, bahkan berulangkali, selalu di sanjung dan di hormati berbagai kalangan. Tapi yang kurasakan ketinggian sering membuatku ngeri jika melihat kebawah. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk turun dan bersama orang yang masih berada dibawah bergandengan naik menuju puncak. Lalu bersama kami cari solusi dan bersama kami putuskan apa yang tepat dan jelas, tetap ikuti yang terbaik.

Aku tidak tahu ke depan aku akan jadi seperti apa nantinya. Seperti sekarang yang merasakan titik nol kembali? Ataukah kembali segar seperti dahulu ketika semangat juang yang ku yakini melebihi luapan gas? Yang pasti ku tidak pernah berjalan menyimpang dan tetap mencapai sasaran sebelum yang lain mendahului.

Terima kasih untuk kertas usang yang sudah mengizinkanku menulis ditubuhnya. Terima kasih pula pada tinta yang telah mendominasi seluruh tulisan ini. Dengan jujur aku baca tulisan ini berulangkali sampai melewatkan waktu istiharat siang, aku hampir puas dan tersenyum setelah mengkoreksinya.

Terima kasih pada pembaca yang menghabiskan waktunya untuk membaca walaupun hanya separuh tulisan ini. Sujud syukur pula kepada Tuhan yang bersedia menjadi tim sukses untuk menghadiahkan ide segar. Terima kasih atas nasehat keluarga hingga aku dapat kepercayaan untuk menulis lagi walau keadaanku tidak seperti dahulu.

Tetapi maaf jika tidak kuselipkan kata terima kasih kepada para teman dan kerabat, sebab beberapa kali mereka mengecewakan aku.

Jabat Erat,
Margareta Herna

Selanjutnya...

18 Januari 2011

MANAJEMEN INVENTARIS

1. Latar Belakang Inventaris
1.1 Pengertian
Inventarisasi merupakan kegiatan melaksanakan pengurusan, pengaturan, pencatatan dan pendaftaran barang inventaris atau hak milik. Daftar barang inventaris /hak milik merupakan salah satu dokumen berharga yang menunjukkan sejumlah barang milik Perusahaan dan dikuasai oleh Perusahaan itu sendiri, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak.


1.2 Tujuan
Adapun tujuan menyelenggarakan pelaksanaan fungsi administrasi secara jelas dan terlampir, yakni:
 Tertib Administrasi dan tertib barang / Hak Milik
 Pendataan, Pengendalian dan Pengawasan seluruh barang Inventaris,
 Memanfaatkan penggunaan barang secara optimal dalam melancarkan pencapaian maksud kinerja perusahaan.
Untuk ketiga aspek penting dalam pelaksanaan fungsi dan kerja inventaris, maka muncul inisiatif dari pihak pelaksana harian untuk lebih terperinci mengatur pengadaan sarana dan prasarana inventaris yang sudah terpakai atau yang baru di terima oleh pihak pelaksana inventaris.

1.3 Jenis Inventaris
1.3.1. Mutasi Barang
Mutasi Barang akan terjadi karena permintaan lapangan yang mendesak. Kebutuhan tersebut berpengaruh pada pengurangan dan bertambahnya stok inventaris.
Contoh: Pupuk tanaman, Buku Ekspedisi, Bibit, Lembar Kerja Harian, Buku Gudang, Peralatan Kebun dan fasilitas kebun yang mendesak.
Barang akan bertambah dapat disebabkan oleh pengadaan baru karena pembelian, adanya penyewaan atau hibah barang, dan perubahan peningkatan kuantitas barang lainnya.
Barang akan berkurang dapat disebabkan oleh kerusakan atau hilang, barang hibah atas keputusan rapat, di jual atau di tukar tambah atas dasar pertimbangan bersama.

1.3.2. Penghapusan
Penghapusan barang inventaris dapat diartikan meniadakan daftar barang karena tidak berfungsi untuk proses lancarnya pelaksanaan pencapaian hasil di wilayah kerja PT. HILTON DUTA LESTARI. Barang akan di hapuskan dari daftar seperti:
1. Rusak berat dan tidak bermanfaat untuk kepentingan perusahaan, artinya tidak diperlukan lagi atau sudah waktunya dihapuskan.
2. Ketentuan penghapusan barang berdasarkan keputusan rapat pelaksana harian bersama pimpinan PT. HILTON DUTA LESTARI, dan membuat Berita Acara Penghapusan Barang.
1.3.3 Inventaris Statis
1.3.3.1. Barang Tidak Habis Pakai
Artinya barang tersebut memang tidak untuk dimutasi ke lapangan dan tidak juga di hapus dalam daftar inventaris di Kantor Estate Menjalin, dan merupakan barang yang tidak bergerak (tidak termasuk kendaraan dan mesin).
Barang tersebut wajib terdaftar dan ditempatkan di kantor Estate Menjalin, perubahan lokasi menurut perpindahan kantor Estate.
1.3.3.2. Barang Habis Pakai
Artinya barang tersebut memang berupa barang inventaris yang dimasukkan dalam kategori dalam ruangan, dan jumlahnya tidk terhingga. Contohnya seperti: tinta, pupuk, semen, tipe – x, bensin (barang yang bersifat cair dan serbuk). Biasanya, pelaporan tersebut dipertanggung jawabkan sesuai takaran.

2. Analisis SWOT
2.1. Kekuatan (Strength)
Ada beberapa fungsi positif yang diperkuat oleh daftar inventaris barang walau hanya berbentuk daftar biasa yakni:
 Kemudahan dalam pencarian barang,
 Mendata keluar masuk barang inventaris dengan jelas dan terperinci,
 Mengetahui dengan cepat sisa barang yang masuk di wilayah kerja Estate Menjalin,
 Mengetahui dengan cepat barang yang rusak atau hilang,
 Mempermudah order barang yang diperlukan mendesak atau tidak,
 Dapat menganalisa keperluan stok barang selama satu bulan,
 Mempermudah penyusunan budget selama masa kerja satu tahun.
2.2. Kelemahan (Weakness)
Sesuai dengan analisa harian, dari segi penyesuaian tempat kerja penempatan barang inventaris dan pembagian tugas pelaksana harian, maka dapat disimpulkan kelemahan dalam inventaris hanya berpusat pada orang yang memiliki tata kelola atau pengemban tugas. Pelaksana harian biasanya tidak teliti mendata dan meletakkan dimana seharusnya barang inventaris tersebut ditempatkan. Dampak dari kurang teliti sang pengemban tugas mengakibatkan:
 Susah mendeteksi barang yang masuk karena orderan dan keluar karena mutasi,
 Tidak mengetahui secara pasti jangka waktu order barang yang mendesak dan tidak,
 Pencantuman kode barang yang salah berakibat barang tertukar dengan barang lain.
2.3. Oportunity (Kesempatan)
Untuk rekomendasi kerja, krisis dan fungsi pengelolaan dalam pengaturan barang, harus ada penanggung jawab khusus (bendaharawan inventaris) yang fokus memeriksa dan mendata ulang apa saja yang menjadi masuk dalam daftar inventaris.
Si penanggung jawab tersebut yang nantinya bekerja tanpa alih fungsi (kerja rangkap), posisinya mempermudah PT. HILTON DUTA LESTARI menerima, mencatat keperluan order, menyimpan, mengatur penggunaan, memelihara, mempertanggung jawabkan seluruh laporan yang akan disampaikan pada pimpinan perusahaan.

2.4. Pelaksanaan (Tracking)
Penglolaan Inventaris ini meningkatkan antisipasi perincian barang yang masuk, keluar, hilang atau rusak. Untuk itu, haruslah yang menjadi orang yang mengemban tanggung jawab pengorganisir barang mengerti dan mengatur sirkulasi barang dalam berbagai bentuk inventaris. Penertiban Barang tersebut disesuaikan dengan fungsi barang (dalam ruangan atau luar ruangan) dan dapat dikondisikan sesuai permintaan order dan keperluan kerja.
Setiap Estate nantinya, berkewajiban melaporkan secara berkala (setiap bulan) apa saja yang diperlukan dan dilaporkan kepada pimpinan dan penanggung jawab inventaris.



3. Management Kode Inventaris
Mekanisme pemberian kode barang dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kondisi barang yang akan di inventaris. Sebagai rancangan awal.

NO.URUT JENIS INVENTARIS SPESIFIKASI BARANG
01 Perangkat Komputer Monitor, Key Board, CPU, Mouse.
02 Perangkat IT UPS, Printer, Antena, GPS, Kompas, Handy Talky (HT).
03 Pembangkit Listrik Genset, Lampu Emergency, Terminal Kabel.
04 Perangkat ATK Pulpen, Penggaris Besi, Tipe-X, Amplop besar, Pisau Cutter, Kalkulator, Lakban hitam & putih, Lem Glukol, Staples, Isi Staples, Stabilo, Spidol, Trigonal Clips, Tinta Stample, Tinta Printer, Gunting, Kertas Quarto & Polio.
05 Perangkat Audio Video Record, Camera Digital, LCD Infocus, Televisi.
06 Perangkat Furniture Kursi, Meja, Lemari, Tempat Tidur, Filling Cabinet.
07 Perabot Dapur Sendok, Garpu, Piring, Mangkuk, Gelas, Kompor, Kuali, Ember, Baskom, Nampan, Dandang, Kulkas, Pisau.
08 Perangkat Tambahan Kipas, Payung, Sepatu Boat, Jas Hujan, Tas.
09 Alat P3K Parasetamol, Kapas, Pinset, Kain Kasa.
10 Kendaraan & Mesin Motor, Traktor, Buldozer.
11 Kelengkapan Kebun Pupuk, Bibit, Pemotong Rumput, Arit, Arco, Nyiru, Pembasmi Hama, Buku Ekspedisi, Buku Gudang, Lembar Kerja Harian.

Contoh Kode:
Nomor Urut . Spesifikasi . Jumlah / Jenis Kerja – Perusahaan / Bentuk inventaris / Tahun Pembuatan

3.1. Perangkat Komputer
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Monitor 01.01.001/ADM-HDL/10
2 Key Board 01.02.001/ADM-HDL/10
3 CPU 01.03.001/ADM-HDL/10
4 Mouse 01.04.001/ADM-HDL/10

3.2. Perangkat IT
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Printer 02.01.001/ADM-HDL/10
2 UPS 02.02.001/ADM-HDL/10
3 GPS 02.03.001/ADM-HDL/10
4 Handy Talky (HT) 02.04.001/ADM-HDL/10
5 Kompas 02.05.001/ADM-HDL/10

3.3. Pembangkit Listrik
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Genset 03.01.001/ADM-HDL/10
2 Lampu Emergency 03.02.001/ADM-HDL/10
3 Terminal Kabel 03.03.001/ADM-HDL/10



3.4. Perangkat ATK
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Kalkulator 04.01.001/ADM-HDL/10
2 Penggaris Besi 04.02.001/ADM-HDL/10
3 Pisau Cutter 04.03.001/ADM-HDL/10
4 Staples 04.04.001/ADM-HDL/10
5 Stabilo 04.05.001/ADM-HDL/10
6 Pulpen 04.06.001/ADM-HDL/10
7 Gunting 04.07.001/ADM-HDL/10
8 Lem Glukol 04.08.001/ADM-HDL/10
9 Lakban Hitam & Putih 04.09.001/ADM-HDL/10
10 Tipe – X 04.10.001/ADM-HDL/10
11 Spidol 04.11.001/ADM-HDL/10
12 Amplop Besar 04.12.001/ADM-HDL/10
13 Kertas Print Polio (F4) 04.13.001/ADM-HDL/10
14 Binder 04.14.001/ADM-HDL/10
15 Tinta Printer 04.15.001/ADM-HDL/10
16 Trigonal Clips 04.16.001/ADM-HDL/10
17 Pembolong Kertas 04.17.001/ADM-HDL/10

3.5. Perangkat Audio
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Video Record 05.01.001/ADM-HDL/10
2 Camera Digital 05.02.001/ADM-HDL/10
3 LCD Infocus 05.03.001/ADM-HDL/10
4 Televisi 05.04.001/ADM-HDL/10

3.6. Perangkat Furniture
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Kursi 06.01.001/ADM-HDL/10
2 Meja 06.02.001/ADM-HDL/10
3 Lemari 06.03.001/ADM-HDL/10
4 Filling Kabinet 06.04.001/ADM-HDL/10
5 Tempat Tidur 06.05.001/ADM-HDL/10

3.7. Alat Rumah Tangga
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Sendok 07.01.001/ADM-HDL/10
2 Garpu 07.02.001/ADM-HDL/10
3 Piring 07.03.001/ADM-HDL/10
4 Cawan Plastik / Gelas 07.04.001/ADM-HDL/10
5 Kompor 07.05.001/ADM-HDL/10
6 Mangkuk 07.06.001/ADM-HDL/10
7 Kuali / Dandang 07.07.001/ADM-HDL/10
8 Ember 07.08.001/ADM-HDL/10
9 Baskom 07.09.001/ADM-HDL/10
10 Nampan 07.10.001/ADM-HDL/10
11 Pisau 07.11.001/ADM-HDL/10
12 Kulkas 07.12.001/ADM-HDL/10
3.8. Perangkat Tambahan
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Kipas 08.01.001/ADM-HDL/10
2 Payung 08.02.001/ADM-HDL/10
3 Sepatu Boat 08.03.001/ADM-HDL/10
4 Jas Hujan 08.04.001/ADM-HDL/10
5 Tas 08.05.001/ADM-HDL/10

3.9. Perangkat P3K
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Kain Kasa 09.01.001/ADM-HDL/10
2 Pinset 09.02.001/ADM-HDL/10
3 Pembalut 09.03.001/ADM-HDL/10
4 Parasetamol 09.04.001/ADM-HDL/10
5 Obat Luka 09.05.001/ADM-HDL/10
6 Kapas 09.06.001/ADM-HDL/10

3.10. Kendaraan dan Mesin
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Mobil 10.01.001/ADM-HDL/10
2 Motor 10.02.001/ADM-HDL/10
3 Buldozer 10.03.001/ADM-HDL/10
4 Excavator 10.04.001/ADM-HDL/10

3.11. Kelengkapan Kebun
NO SPESIFIKASI BARANG PEMBERIAN KODE
1 Pupuk 11.01.001/ADM-HDL/10
2 Bibit 11.02.001/ADM-HDL/10
3 Pemotong Rumput 11.03.001/ADM-HDL/10
4 Arit 11.04.001/ADM-HDL/10
5 Arco Dorong 11.05.001/ADM-HDL/10
6 Nyiru 11.06.001/ADM-HDL/10
7 Pembasmi Hama 11.07.001/ADM-HDL/10
8 Buku Ekspedisi 11.08.001/ADM-HDL/10
9 Buku Gudang 11.09.001/ADM-HDL/10
10 Lembar Kerja Harian 11.10.001/ADM-HDL/10

4. Pelaporan
Komitmen pelaporan seluruh barang masuk dan keluar di data setiap minggu untuk mengecek ketersediaan barang yang harus di pertanggung jawabkan sesuai dengan kebutuhan dan penunjang kelancaran kerja tiap karyawan.

Selanjutnya...

07 November 2010

DUNIA MAYA DAN SAUDARA DEKAT

Salam para pengunjung blog ini,
Kisah ini diawali dengan kebiasaan iseng dari jemari yang senang untuk menekan tombol keyboard sejak 2001. Sebelum produk pertemanan di facebook dan twitter di internet, kami kami sudah akrab dengan beberapa situs pertemanan lain seperti www.Hi5.com, MIRC, friendster, etc.

Karena kebiasaan yang jadi keseringan mencari teman dan menambah jaringan antar negara, jaringan nasional bahkan jaringan lokal, ada kisah yang hingga sekarang masih mendarah daging dan menambah satu teman chat menjadi saudara angkat. Penasaran? Silakan baca tulisan ini hingga usai.

Bulan oktober tahun 2006 lalu, pemilik yahoo massager yang ku tangani sekarang dulunya teman sekantorku yang handle, dia penanggung jawab utama kata bos, assisten project media nya aku. Rupanya alamat email tersebut milik pribadi sang penanggung jawab, fatalnya email tersebut satu-satunya connecter tempat kerja ku. Jadi siapapun yang di addnya masuk di daftar Yahoo Massager kantor, masuk pula ke emailnya.

Dia tidak begitu lama menangani media connecter perusahaan, dia mengundurkan diri sebab ada tawaran yang lebih menggiurkan di tempat kerja lain, jadi media connecter aku yang handle. Saat itu, dia berpesan jika ada jaringan yang menghubungi atas namanya lewat yahoo messager, jawab saja, berperan sebagai sang penanggung jawab baru tapi menyandang nama lama yakni namanya, kau tahu kan maksudku?

Aku menyanggupi walau akibatnya akan fatal nanti. Aku jalankan acting dengan proses khawatir akan ketahuan identitas asli. Sampai akhirnya...

Sebut saja namanya bunga, nama samaran (hehe, seperti berita di koran kriminal), sewaktu sedang ada rapat redaksi, pesan Yahoo Messagernya menyapa dari mbak bunga, ku balas seolah aku penanggung jawab connecter lama karena mengemban tugas penanggung jawab lama. Kujalankan peranku, walaupun tidak bagus jika disiarkan lewat televisi.

Dari oktober 2006 sampai dengan pertengahan 2009, aku bukan diriku kalo di Yahoo Messager, dan akhirnya ku bongkar identitasku karena sudah lama hal ini jadi beban pikiran ku jika menjalankan peran operator connecter lama. Setelah tahu jati diriku, mbak bunga menobatkan aku sebagai adik angkatnya.

Sungguh kisah yang haru.. (pengen garuk pantat jadinya)

Selanjutnya...

16 Oktober 2010

CRUSH RECORD

Tanggal 5 Oktober 2010, 01.00 wib
Masuk Rumah Sakit Antonius
Rekam Medis:
- Proses: Jatuh karena Mengantuk Sewaktu Mengendarai Motor di Persimpangan
- Akibat: Luka Robek di Kepala kiri Belakang, Robek di pelipis atas, Tulang Pipi Kanan Memar, Lengan Kanan Geser dan Kacamata Minus Pecah.

Tanggal 8 Oktober 2010, 10.15 wib
- Keluar Rumah Sakit Antonius,
- Rawat Jalan di Rumah Pribadi Sungai Jawi Dalam,
- Masa Penyembuhan dalam masa Infus, pemulihan kesehatan.

Tanggal 10 Oktober 2010, 08.00 wib
- Infus di Buka di lengan kanan,
- Total akhir Penyembuhan: infus sebanyak 12 Botol dan injeksi antibiotik tinggi.

Tanggal 11 Oktober 2010. 15.00 wib
- Periksa Jarak Pandang Mata di optik
- Ganti gagang lama yang patah karena benturan sewaktu kecelakaan,
- Beli Gagang Baru Warna Cokelat
- Minus Mata Kanan Tambah 100 dugaan karena benturan waktu kecelakaan.

Tanggal 14 Oktober 2010, 14.00 wib
- Bang Hendra Jemput,
- Ke toko buku Gramedia, Beli Paman Gober edisi 47-48 dan Kartunis Dunia.

Tanggal 15 Oktober 2010, 11.15 wib
- Back to daily Activity,
- order Honda Beat Cash,
- Akhir Izin Perawatan.

Selanjutnya...

13 September 2010

GO YOUNG (KADERISASI PENGURUS INTI OMK)

Orang Muda! Selalu terdepan, luar biasa, Yes!
Tim kaderisasi terbentuk dengan tekad setara, satu dan bergerak!
Kegiatan ini terlaksana di rumah retret Marrie Joseph Jalan Gusti Hamzah Pontianak Barat, tanggal 9-12 september 2010. Di ikuti 13 Paroki, enam Paroki dari kota Pontianak yakni Paroki Stella Maris, Katedral, Agustinus, Maria Ratu Pencinta Damai, Jeruju, dan Ambawang. Enam dari Peroki luar kota yakni Kristus Raja Sambas, Sanggau Ledo, Bengkayang, Ngabang, Nyarumkop, dan Pemangkat. Hanya pengurus inti OMK paroki sajaj yang dikaderkan.

Kegiatan ini di bentuk berdasarkan permasalahan dan dilema besar tentang kurangnya komunikasi yang terjalin antar pastor Paroki dan Orang Muda Katholik di tiap paroki yang mereka naungi. Penyebab tersebut makin naik ke permukaan saat tingkat kepercayaan yang di bangun semakin menipis antar keduanya. Mulai dari kesulitan pencairan dana kegiatan karena faktor otonomi paroki, ada juga langka nya merekrut Orang Muda Katholik di tiap paroki yang terlibat di kegiatan rohani gereja, Komunikasi dengan Dewan Paroki dan ada pula yang malah memilih vakum karena terpaksa di pilih menjadi pengurus inti di OMK Paroki.

Narasumber yang di undang yakni Pastor Bagara,CAP. Pastor Victor,CAP. Bapak Patrice, Bapak Aci Mulyadi, dan Bapak Sugino. Materi yang dibawakan semua nya berbentuk pengkaderan seperti Psikologi dan Kepemimpinan, Kemasyarakatan dan Organisasi, Adorasi, OMK dan Katholiksitas, Intelektual dan Profesionalitas, Out Bound dan game inside.

Tim kaderisasi dipersiapkan untuk menjadi penghantar solusi dari permasalahan yang ditemukan para peserta di parokinya masing-masing. Biar tidak bosan, setiap solusi yang diberikan kepada peserta, di kemas dalam bentuk permainan, tugas siang dan renungan.

Selanjutnya...