menuju kampung orang menaiki kapal air pada malam hari bukanlah hal mudah, apalagi tidak bisa berenang. berteman udara dingin dan deru air sungai yang terbelah oleh biduk kapal. tidur di selimuti hawa dingin, taburan bintang di langit dan suluh lampu di tiap pangkalan hulu sungai yang kami lalui menjadikan aku lebih akrab dengan alam. menjenguk keakraban lingkungan baru yang ku temui setelah kuputuskan untuk akhiri kepenatan di bangku kantoran, berhenti bekerja dan memilih untuk berpetualang ke dearah yang belum pernah ku sentuh sepenuhnya hampir di seluruh wilayah kalimnatan. dan untuk malam ini aku putuskan untuk tidur di kapal air milik warga karena harus menghemat tenaga untuk perjalanan ke kampung lain besoknya. yang membuatku selalu bergelut dengan hari.
membaca dalam gelap bagiku adalah sulit, tapi bagi penduduk air merupakan hal biasa karena itulah harus kuabadikan dalam tulisan ini, dengan mudah mereka menemukan letak dermaga tiap dusun tanpa lampu sorot.
kehidupan air adalah satu hal yang indah dalam perjalananku sepanjang hidup ini, barisan pengalaman yang berarti.
28 Desember 2009
BERSAMA ORANG AIR
16 November 2009
BELAJAR HAL BARU SETIAP HARINYA
walau aku jatuh, aku bangun lagi. Aku memulainya dari awal. Aku tidak membatasi diri akan hal apapun, yang penting aku tetap bertahan dan terjaga. Aku tidak takut kehilangan apapun karena aku tahu satu hal, ketika ada yang datang pasti juga akan pergi dengan cepat. Kalaupun aku bosan, aku mencoba untuk menciptakan hal baru tanpa merubah kebiasaan lama yang bermanfaat. Untuk itu aku mulai melatih diri untuk tersenyum saat aku susah dan selalu bersyukur saat aku terlalu letih untuk berjalan ke depan.
Sikapi hal dengan bijaksana dan kau akan mengerti kenapa kau bisa bertahan hidup hingga saat ini. Jangan pernah ada terbersit kata menyerah dengan keadaanmu yang memprihatinkan, cobalah bangkit dan mulai ubah kebiasaan burukmu hingga kau sadar kau tidak sendiri. Berikan kasih kepada setiap orang yang memerlukan kebaikanmu, jangan sia-siakan mereka karena mereka merupakan bagian dari masa depanmu kelak.
15 Oktober 2009
AKU KELUAR

Jika kemarin kemarin aku selalu menceritakan beberapa orang pintar yang keluar dangan tegas dari pekerjaan yang dia geluti kemarin kemarin hanya karena idealisme yang mereka pegang, sekarang giliranku yang disayangkan mereka, mengapa harus keluar dari profesi selama tiga tahun ini melekat dalam diri. Dengan tegas aku meyakinkan, aku keluar karena sudah cukuplah aku mengabdikan diri menjadi staff profesional yang menangani banyak hal dengan gaji yang kecil. Kerja sosial pikirku, bersedekah saja terus, sampai aku bosan dan menuju titik akhir jemu bekerja. Terserah apa kata mereka. Kutipan alkitab menyatakan "yang menjadi hak kaisar, kembalikan kepada kaisar. Dan yang menjadi hak Tuhan, kembalikanlah pada Tuhan". Bukankah begitu cara menyikapinya?
Lega, salah satu ungkapan rasa syukurku ketika surat pengunduran diri aku kirim ke email yayasan tempat aku bekerja selama tiga tahun terakhir ini. Sulit memang menyesuaikan diri dengan dunia yang sekarang, jauh dari aktivitas dan tidur sepuasnya tanpa gangguan dering HP dan tugas yang menumpuk.
Tapi aku juga berpesan kepada para pekerja yang sudah mulai bosan akan rutinitasnya selama ini, jangan seperti aku.
05 Oktober 2009
PENASEHAT CINTA VIA YM
kemrin aq chat dengan heru, pacarnya betzia!
Yahoo Messager(10/5/2009 3:02 PM)
Fransiskus Heru: Bng dede....
dede: ei ru
Fransiskus Heru: Cam mn kbr maknya aq....
Fransiskus Heru: begetek ndk die d sn???
dede: tadak gak die begetek benar, kemaren ikut die ke Asisi, ada pesta alumni mereka Asisi
Fransiskus Heru: Ktnye kmrn dia d antar ongki.....
Fransiskus Heru: kena tempel2 lah die....
Fransiskus Heru: jujur jak bang dede
dede: emang ada ongky di sana
Fransiskus Heru: Ad yg ngeliat die tempel2...'
dede: makanya aq ajak die balek cepat trus die kata bentar lagi, aq tau kalo die pegi dari tempat duduk kamek agak jaoh ru, soalnye ada ongky, mungkin ongky yang makse die untok ketemu
Fransiskus Heru: lalu.... menurut kk dede gimn????
dede: tapi die tetap baleknye dengan aq soalnye peginye dengan aq gak
Fransiskus Heru: Emng ongki ndk tau betsia udh jdan
dede: aq udah bilang ke kroak same budak2 qte yang laen, jagakan gak betzia, soalnye punye heru dah sekarang die tu, budak2 qte sih jaga, tapi ongky nye tu yang tadak punye malu
Fransiskus Heru: Kalo emang die ndk bisa setia..... aq pun ndk mau jd laki2 bodo gare2 d 2 kan budak keci...
Fransiskus Heru: O gt tlng bilang kan k ongki jak lah bang dede kalo gt.....
Fransiskus Heru: betsia sih ad cerita die d tempel ma ongki trs.... sampe d kasi gelang segala.... tp aq masih nanggapinnya +, tp misal teros2an kyk gini bisa goyah pulak batsia tu....
dede: semalam sih die bedua pura2 ngampiri aq, soalnye muke aq udah gusar dah, capek betunggu di asisi dari jam 2 sore sampe jam 9, trus aq cari die tadak ad, kata budak2 ongky ngajak die ngomong bentar, makenye langsung aq tegaskan ke betzia "yok balek, capek dah aq" biar ongky ngerase kehadiran die tadak kamek harapkan disitu, betzia sih mao jak. Tapi ongky bilang sambil jabat tangan aq, betzia pulang dengan die jak, betzia liat muke aq tadak bersahabat jadi bingung die mo pilih pulang dengan sape, pulang same aq ato ikut tawaran ongky, aq cuma bilang serahlah sambil jalan tadak pandang belakang agik nuju parkiran asisi
Fransiskus Heru: Mungkin aq minta tlng bang dede jak ya.... ceramahin betsia..... aq pun mungkin bentar lg ngomng ma betsia...
dede: pas aq udah mutar motor, udah mo balek, betzia langsung naek di jok aq, trus die bilang "aq pulang dengan kakak jak ye"
Fransiskus Heru: bang dede aq off lok ye mau kuliah.....
Fransiskus Heru has signed out.
28 September 2009
AKU DAN KAU MALAM ITU
Tidak tega aku melihat kau menangis seperti itu malam itu. Jadi ku bawa kau ke cafe dekat sungai malam itu sebelum beranjak pulang ke rumah, agar orang rumahmu tidak bertanya-tanya kenapa matamu bengkak karena menangis. Ku pacu kendaraanku agak kencang. Sepanjang jalan kita hanya menikmati keadaan masing masing, kau dengan tangisanmu dan aku dengan pesona diamku.
Kau hanya diam saat itu, tidak tahu bagaimana caranya membuatmu tertawa. Jadi kubiarkan kau terbenam dalam tangisanmu. Kutanya, kau hanya memandangku sesaat lalu menangis lagi. Terpaksa ku alihkan perhatianku kepada perahu nelayan dan kapal barang yang lewat di dekat cafe di sungai itu. Serasa orang bodoh aku malam itu.
